Legenda kisah Kabayan akan dihadirkan kembali di bioskop Indonesia. Menurut produser Starvision, Chand Parwez, film klasik yang diadaptasi dari cerita rakyat Jawa Barat ini diharapkan menjadi pilihan film komedi Indonesia.
“Ada tiga film kalau dihitung dengan Kabayan. Dua dari novel dan belum bisa kita bocorkan,” ujarnya.
Seperti kita diketahui, film Kabayan yang dibintangi Didi Petet pernah menjadi box office di negeri sendiri dan bakal dirilis lagi. Kabayan Saba Kota yang dibintangi Didi Petet dan Paramitha Rusadi menyedot banyak penonton hingga dibuat sekuel berikutnya. Selain dibintangi Didi Petet, cerita Kabayan juga pernah dibintangi oleh Kang Ibing.
Chand mengatakan, selama ini dia enggan memproduksi film komedi yang dibalut dengan adegan sensual. Dia mengatakan, adanya film komedi berbumbu seks lantaran skripnya tidak kuat.
“Soalnya film itu banyak penontonnya karena dibesar-besarkan oleh media dengan kontroversi,” kata dia.
Selain Kabayan, Starvision juga akan merilis film SKJ yang bercerita tentang band dari Yogyakarta. “(Film) menceritakan kaum marjinal yg hidup sukses, sebelumnya dianggap ndeso tapi bisa berhasil di Jakarta. Band ini bisa menggantikan Warkop,” timpal Chand.
Ada juga film Red Cobek, tentang komedi bertema sosial yang diangkat dari masyarakat multikultur di Jakarta. Starvision akan merilis film berjudul 18+ yang bercerita tentang refleksi cara pola nilai tentang remaja dan lingkungannya.
“Bukan kisah cinta seperti Cinderella, tetapi cinta yang kehidupannya keras,” pungkasnya.
“Ada tiga film kalau dihitung dengan Kabayan. Dua dari novel dan belum bisa kita bocorkan,” ujarnya.
Seperti kita diketahui, film Kabayan yang dibintangi Didi Petet pernah menjadi box office di negeri sendiri dan bakal dirilis lagi. Kabayan Saba Kota yang dibintangi Didi Petet dan Paramitha Rusadi menyedot banyak penonton hingga dibuat sekuel berikutnya. Selain dibintangi Didi Petet, cerita Kabayan juga pernah dibintangi oleh Kang Ibing.
Chand mengatakan, selama ini dia enggan memproduksi film komedi yang dibalut dengan adegan sensual. Dia mengatakan, adanya film komedi berbumbu seks lantaran skripnya tidak kuat.
“Soalnya film itu banyak penontonnya karena dibesar-besarkan oleh media dengan kontroversi,” kata dia.
Selain Kabayan, Starvision juga akan merilis film SKJ yang bercerita tentang band dari Yogyakarta. “(Film) menceritakan kaum marjinal yg hidup sukses, sebelumnya dianggap ndeso tapi bisa berhasil di Jakarta. Band ini bisa menggantikan Warkop,” timpal Chand.
Ada juga film Red Cobek, tentang komedi bertema sosial yang diangkat dari masyarakat multikultur di Jakarta. Starvision akan merilis film berjudul 18+ yang bercerita tentang refleksi cara pola nilai tentang remaja dan lingkungannya.
“Bukan kisah cinta seperti Cinderella, tetapi cinta yang kehidupannya keras,” pungkasnya.
Sumber : Okezone








0 komentar:
Posting Komentar